fbpx
Skip to toolbar

4 Investasi Ini Cocok Di Saat Resesi

FINTEKASIA – Hai sobat FintekAsia! Indonesia terancam resesi. Lantas, bagaimana dengan investasi kita? Ya, tidak gimana-gimana sih sebenarnya. Selama kita sudah punya pos-pos tujuan keuangan, maka investasi bisa terus dilanjutkan.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melanjutkan investasi, yaitu ketersediaan Dana Darurat. Sebab, kalau belum punya dana darurat lalu melanjutkan investasi, bisa-bisa saat bertemu kondisi darurat, investasi jadi terpakai. Sementara banyak keperluan lain yang juga tidak bisa ditunda, seperti sekolah anak misalnya.

Jadi, utamakan dana darurat dahulu sebelum investasi.

1. Emas Sebagai Safe Haven

Emas adalah investasi yang aman untuk melindungi nilai uang kita. Biasanya, saat terjadi krisis dan pasar saham anjlok, harga emas justru melonjak naik.

Kalau ingin membeli saat harganya sudah naik pun tidak masalah. Karena harga emas sedetik setelah dibeli, harganya langsung turun akibat perbedaan harga beli dan harga jual kembali (buyback).

2. Masuk Pasar Modal Dengan Uang Dingin

Pasar modal di saat krisis justru dianggap sebagai kesempatan bagi para investor untuk membeli saham ber-fundamental bagus dengan harga yang terdiskon.

Pastikan Anda membeli saham dengan uang dingin alias uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat, dengan mindset bahwa uang itu akan diinvestasikan untuk tujuan jangka panjang.

3. Investasi di Obligasi Pemerintah

Obligasi pemerintah bisa jadi pilihan bagi Anda yang ingin mendapat imbal hasil pasti setiap bulannya. Namun bukan tanpa resiko. Tentunya ada resiko gagal bayar. Hanya saja, resikonya lebih kecil, karena dijamin oleh pemerintah.

4. Waktunya Membeli Properti

Saat resesi, harga properti biasanya turun karena banyak orang butuh uang dan menjual asetnya. Ini bisa jadi kesempatan untuk membeli properti baik untuk dijual kembali di masa depan. Jadi, sumber passive income (dikontrakkan), maupunn ditinggali.

Apapun pilihannya, ingat dasar investasi-nya, “beli di saat murah, jual saat mahal.” Atau “beli saat mahal, jual di saat harga lebih mahal.” Dan juga diversifikasi dengan cara menempatkan uang di berbagai produk.

Jangan lupa bantu negara untuk menggerakkan ekonomi. Dengan berbelanja produk lokal dan tidak ikut menyimpan mata uang asing. Berbelanja produk lokal menggerakkan ekonomi dan menjaga lapangan kerja, sementara menyimpan mata uang asing hanya memperlemah rupiah. Yuk, kita sama-sama lawan resesi!

*

Yuk, pakai fitur belanja online canggih MasterPro dari KasPro! Caranya simple banget, cukup ikuti langkah-langkah di sini. Jangan lupa download aplikasi KasPro di App Store dan Play Store!

transaksi online aman
MasterPro

Tags:

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

FIntekAsia
Logo
Enable registration in settings - general