fbpx
Skip to toolbar

Berbagai Tips Keuangan Untuk Anda Yang Ingin Mengambil KPR

FINTEKASIA – Memiliki rumah sendiri adalah impian semua orang. Namun, tidak semua orang memiliki dana utuh untuk membelinya. Oleh karena itu, KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah menjadi salah satu solusi yang dipilih untuk membeli rumah dengan sistem cicilan.

Tapi hati-hati, jangan sampai cicilan rumah malah membuat kondisi keuangan Anda jadi berantakan.

Lantas, bagaimana caranya mengambil KPR namun tetap memiliki keuangan yang stabil? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

1. Buat Anggaran Keuangan Baru

Dengan adanya cicilan rumah, otomatis akan membuat pengeluaran bulanan Anda berubah. Karena sifatnya mengikat, Anda harus memasukkannya ke dalam prioritas bulanan.

Trik yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengevaluasi kembali pengeluaran bulanan. Pos-pos yang bisa dipangkas, bisa Anda buang untuk mengurangi pengeluaran.

Setelah menerima gaji, pastikan untuk langsung menyisihkan uang cicilan KPR, agar tidak terpakai untuk hal lain yang kurang penting.

2. Bijak Dalam Alokasi Perawatan dan Perbaikan

Seperti halnya mobil dan barang-barang lain milik Anda, rumah juga memerlukan perawatan dan perbaikan jika terjadi kerusakan. Namun, jangan sampai pengeluaran ini mengganggu dana KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Caranya adalah, buat skala prioritas. Lakukan perawatan dan perbaikan yang sifatnya darurat.

Banyak orang yang ketika membeli rumah baru, mereka tidak sabar untuk segera mendekorasinya jadi secantik mungkin. Mengganti wallpaper, membeli hiasan dinding, sampai membeli furniture, adalah hal yang umum dilakukan.

Sebenarnya ini sah-sah saja. Tapi jangan lupa perhatikan kondisi keuangan Anda. Jika pengeluaran itu berpotensi membuat keuangan Anda menjadi tidak stabil, sebaiknya lakukan semua perlahan-lahan.

3. Periksa Kenaikan Pajak Properti

Setiap properti yang kita miliki, termasuk rumah KPR, akan dikenakan biaya pajak. Besarnya tergantung pada harga rumah ditambah nilai tarif pajak yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Anda tidak boleh merasa nyaman dengan nilai pajak yang Anda bayarkan saat ini karena nilai pajak akan selalu berubah.

Besaran pajak properti cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Melakukan pengecekan pajak sebelum membayar akan membuat Anda lebih teliti dalam membuat anggaran. Dengan begitu, Anda tidak akan kaget kalau tiba-tiba besaran pajaknya naik.

4. Buat Cadangan Dana Untuk Antisipasi Naiknya Bunga

Yang mengalami kenaikan setiap tahunnya bukan hanya pajak properti saja. Bunga dari pembayaran cicilan KPR juga akan naik. Bahkan, ada beberapa bank yang bunganya bisa naik hanya dalam beberapa bulan saja.

Milikilah dana darurat untuk mengantisipasi keadaan seperti ini. Dengan begitu, resiko kredit macet bisa diminimalisir. Dan jika Anda khawatir kesulitan karena bunga yang terus naik, Anda bisa memilih bank yang menawarkan bunga flat. Biasanya, program seperti ini bisa didapatkan dengan membeli rumah berkonsep syariah.

Membeli rumah, terutama dengan sistem KPR, memang memerlukan manajemen keuangan yang tepat. Terlebih durasi pinjaman yang cukup lama, yakni antara 10 – 20 tahun. Kesalahan dalam mengatur keuangan bisa membuat Anda terjebak kredit macet, karena tidak sanggup membayar cicilan.

Sebagai salah satu instrumen investasi, emas bisa jadi pilihan tempat penyimpanan dana saat sedang mencicil atau mempersiapkan uang untuk membeli rumah.

Apalagi nilai emas cenderung naik sepanjang tahun. Sehingga bisa membantu Anda menyiapkan dana cadangan untuk mengantisipasi kenaikan bunga agar tidak kewalahan dalam proses pelunasannya.

*

Yuk, update aplikasi KasPro milik kamu dan nikmati mudahnya nabung emas dengan murah hanya di GoldPro! Caranya simple banget, cukup mendaftar di sini. Dan jangan lupa, download aplikasi KasPro di App Store dan Play Store juga ya!

Jual Beli dan Investasi Emas Tabungan Emas Secara Digital
GoldPro

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

FIntekAsia
Logo
Enable registration in settings - general