fbpx
Skip to toolbar

5 Cara Mengatakan ‘Tidak’ Pada Orang Yang Ingin Meminjam Uang

FINTEKASIA – Hai sobat FintekAsia! Biasanya, dalam kehidupan bermasyarakat, perihal pinjam meminjam uang menjadi sesuatu yang lumrah dan juga merupakan salah satu praktik saling membantu.

Namun, berbeda halnya ketika ada teman, kerabat, ataupun orang lain, minta pertolongan kita untuk meminjam sejumlah uang kepadanya, kebanyakan dari kita justru akan merasa keberatan dan berpikir dua kali untuk mengabulkan permintaannya tersebut.

Belum lagi, jika si peminjam uang tidak kunjung mengembalikan uang dalam batas waktu yang disepakati bersama. Tak jarang, hal ini akan menjadi penyebab perselisihan.

Nah, agar tidak diliputi rasa bersalah saat Anda berniat untuk tidak meminjamkan uang pada seseorang, berikanlah jawaban melalui kalimat-kalimat yang sudah kami rangkum di bawah ini.

1. Belum Bayar Tagihan Bulanan

“Bukannya tidak ada uang, tapi saya juga masih ada tagihan bulanan belum terbayar. Tagihan listrik, telpon, air, internet. Masih perlu belanja bulanan juga.”

Cara penolakan seperti ini cukup ampuh jika alasan pengeluaran yang digunakan bersifat penting dan rutin. Misalnya, bayar tagihan bulanan, kirim uang ke orang tua, dan lain-lain.

Hindari alasan membeli barang-barang konsumtif seperti tas, sepatu, atau ponsel baru. Karena Anda akan dikira memiliki banyak uang.

2. Punya Banyak Cicilan

“Maaf belum bisa kasih pinjaman, soalnya mau bayar cicilan bulanan. Kalau terlambat nanti kena denda dan bunga. Eh, kecuali kalau kamu mau ikut menanggung bunga dan denda.”

Alasan ini dijamin akan membuat calon peminjam mundur. Bukannya mendapat pinjaman, malah disuruh membayar bunga dan denda ke bank. Pasti tidak ada yang mau! 

3. Uang Lagi Dipinjam Orang

“Sori, belum bisa. Soalnya duit saya lagi dipinjam orang, sampai sekarang belum dibalikin.”

Ada dua kemungkinan yang dapat terjadi jika Anda memberi penolakan seperti ini. Pertama, si peminjam akan maklum dan membatalkan niat meminjam ke Anda. 

Kedua, jika si peminjam nekat menawarkan diri untuk menjadi penagih hutang, biasanya ini terjadi jika ia benar-benar membutuhkan pinjaman uang.

Sebaiknya siapkan seseorang untuk berpura-pura berutang ke Anda sebagai rencana cadangan, seandainya yang terjadi adalah skenario kedua.

4, Lagi Butuh Uang

“Lah, kok sama! Saya juga lagi butuh uang nih, baru aja mau cari pinjaman.”

Alasan ini sering digunakan pada orang-orang yang suka memaksa. Mereka akan segera membatalkan keinginan untuk meminjam, karena Anda dianggap tidak punya uang.

Namun ingat, jika menggunakan alasan ini, jangan berbelanja dulu dalam waktu sementara. Anda tidak mau di cap pembohong kan?

5. Punya Aturan Soal Pinjam Meminjam

“Sori, belum bisa kasih pinjaman. Saya punya aturan untuk tidak meminjamkan uang ke siapapun. Jangankan teman, ke keluarga saja tidak kok.”

Penolakan seperti ini cukup ampuh, karena Anda dengan tegas menyatakan bahwa tidak akan memberikan pinjaman ke siapapun, bahkan ke keluarga.

Selain itu, alasan ini juga bisa membuat nama Anda dihapus dalam daftar orang-orang yang bisa dimintai pinjaman.

Ingat, menolak permintaan pinjaman uang adalah hak setiap orang. Jadi, tidak perlu beranggapan bahwa Anda adalah orang jahat yang tidak mau membantu teman yang sedang kesulitan.

*

Yuk, pakai fitur canggih MasterPro dari KasPro! Caranya simple banget, cukup ikuti langkah-langkah di sini. Jangan lupa download aplikasi KasPro di App Store dan Play Store!

MasterPro

We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

FIntekAsia
Logo
Enable registration in settings - general