fbpx
Skip to toolbar

Tips Investasi Emas Bersama Founder IndoGold

FINTEKASIA – Indra Sjuriah, dia adalah Founder dari IndoGold.id. Tujuannya mendirikan IndoGold adalah membantu masyarakat untuk membeli emas secara mudah dan praktis. Ia juga saat ini aktif sebagai seorang konsultan personal finance tersertifikasi.

Nah, kali ini penyuka film dan dunia keuangan ini ingin berbagi tulisan terkait pengalaman atau sudut pandang di bidang investasi emas yang telah digelutinya sejak kecil ketika dia masih membantu usaha keluarga.

Seperti tulisan berikut ini :

Oleh: Indra Sjuriah

Banyak teman-teman memberikan pertanyaan bagaimana cara investasi emas kepada saya.

Sebelum investasi emas, saya selalu bertanya balik ke teman-teman, apa tujuan investasi mereka.

TL DR: Tentukan Dahulu Tujuan Investasi Kita Sebelum Main Asal Pilih Produk Investasi

Pada artikel kali ini, saya akan sharing mengenai tujuan investasi. Metode ini boleh dibilang akan sangat terpakai sebelum kita menentukan instrumen investasi emas kita.

Kenapa sih kita harus tentuin tujuan investasi kita sebelum mulai investasi? Ini sebenarnya pertanyaan filosofis. Apa alasan kita melakukan sesuatu hal? Apakah latah ikut-ikutan atau karena memang ada motivasi dari diri kita.

Biasanya, kita investasi pasti karena ada tujuannya. Mau buat kawin, mau buat umroh, naik haji, mahar pernikahan, beli rumah, jalan-jalan travel, atau apapun itu bentuknya.

Namun, terkadang tujuan tinggal tujuan, tanpa ada kerangka kerja yang jelas. Framework atau kerangka kerja yang saya mau perkenalkan adalah S.M.A.R.T Goal.

  • S = Specific
  • M = Measurable
  • A = Achievable
  • R = Realistic
  • T = Timely
Screen Shot 2020 07 22 at 12.43.28
Source: https://destenienock5.wixsite.com/destenienock/post/smart-goals-set-goals-you-will-actually-reach

S untuk Specific

Di poin ini, kita mulai merinci pertanyaan siapa, apa, kapan, dimana, mengapa, dan yang mana. Kalau di Inggris-nya kita bilang 6 W. Who, what, when, where, why, and which. Intinya, secara spesifik kita sudah mulai membayangkan impian yang kita inginkan.

Contoh umum yang sering terjadi ini pernah terjadi pada saya. Saya mau kumpulin uang nikah. Nah, ada keinginan, tapi kita tidak secara spesifik menentukan dengan detail kapan kita mau nikah, dimana, berapa uang yang harus dikumpulkan, dan bagaimana metodenya untuk mengumpulkan uang tersebut.

BTW, ilmu ini juga berlaku untuk pasangan yang kita inginkan lho! Jadi jangan cuma punya mimpi istri yang cantik tapi nggak jelas cantiknya seperti apa. Rambut di cat pirang kah? Rambut panjang atau pendek? Kepribadian seperti apa? Dll.

Cuma balik lagi ya! Manusia boleh berencana, akhirnya Tuhan yang menentukan. Hehehe…

Ya intinya itu. Coba spesifikasikan dengan detail apa yang kita ingin capai dengan berinvestasi.

M untuk Measureable

Ini related sama spesifik. jadi kita sudah mulai mencapai titik ukuran yang kita anggap mencapai tujuan investasi kita. Contohnya, dalam hal waktu mungkin kita harus bertanya, apakah dalam kurun waktu 3 tahun dari sekarang kita bisa mencapai tujuan investasi? 2 tahun dari sekarang atau 5 tahun dari sekarang?

Jangan terlalu pusing-pusing memikirkan apakah kita akan capai target atau tidak dalam kurun waktu tersebut. Seiring waktu, kita juga akan mulai belajar apa yang mungkin dan tidak mungkin.

Intinya sekarang, kita punya target yang terukur terlebih dahulu. Jadi, target yang terukur ini harus kita define jelas-jelas secara spesifik. Uang, waktu, atau ukuran-ukuran terkait dengan tujuan investasi kita.

A untuk Achievable

Mimpi lah hingga ke bulan, sehingga kalau nggak sampai masih lumayan jatuh di bintang. Nah, kuncinya di sini adalah menentukan target yang masih dalam ranah ekspektasi kita. Tujuannya untuk memotivasi kita untuk tetap disiplin dalam mencapai tujuan investasi kita.

Contoh nge-set ekspektasi seperti apa sih? Contoh, saya mau beli satu gedung apartemen Bellagio di Mega Kuningan. Ya saya rasa kalau mau capai dalam kurun waktu 1 tahun dengan penghasilan Rp 10 juta per bulan, otomatis bakal mendemotivasi kita dalam mencapai tujuan tersebut.

Jadi ingat, jangan set terlalu tinggi, dan juga jangan set terlalu rendah. Yang penting masih dalam batas untuk memotivasi kita mencapai. Di mana kita berpikir kita sanggup dan mampu untuk mencapai tujuan kita.

R untuk Realistic

Harus realistik. Ini sudah cukup jelas. Contoh seperti yang saya cerita tadi seperti keinginan membeli satu gedung apartemen Bellagio di Mega Kuningan dalam kurung waktu 1 tahun dengan modal Rp 10 juta.

T untuk Timely

Contoh, untuk timely ini sudah sempat saya bahas pas poin M untuk Measurable. Ada periode waktu yang kita tentukan ketika ingin mencapai tujuan kita. Tujuannya, agar kita tidak menunda dalam mencapai tujuan investasi kita.

Kalau tidak menentukan waktu dan disiplin, maka kita akan mudah sekali terbuai dengan rayuan-rayuan duniawi.

Contoh, bulan ini lagi promo smartphone merk iPhony nih. Udah deh alokasi tujuan investasinya bulan depan saja. Soalnya promo beli gadget iPhony ini cuma datang khusus di bulan ini saja di platform BukaLala.

Jangan menunda dalam mencapai tujuan investasi kita.

Berikut contoh yang mungkin dapat menjadi referensi teman-teman.

Screen Shot 2020 07 22 at 12.51.00
Sumber https://templatelab.com/smart-goals/

Okay, itu semua tips yang saya dapat bagi dalam menentukan tujuan investasi kita. Kalau dilihat dalam teknik SMART seluruhnya saling terkait.

Jadi, sebelum menjawab investasi emas bagaimana caranya, saya mau teman-teman mikirin dulu tujuan investasi.

Gold Luck!

*

Yuk, update aplikasi KasPro milik kamu dan nikmati mudahnya nabung emas dengan murah hanya di GoldPro! Caranya simple banget, cukup mendaftar di sini. Dan jangan lupa, download aplikasi KasPro di App Store dan Play Store juga ya!

Jual Beli dan Investasi Emas Tabungan Emas Secara Digital
GoldPro
We will be happy to hear your thoughts

Leave a reply

FIntekAsia
Logo
Enable registration in settings - general